Sabtu, 02 Agustus 2008

Postpartum Depression dan Babby Blues

Setelah melahirkan bayi, setiap wanita mempunyai perasaan yang berayun-ayun. Satu menit mereka merasa gembira, menit yang lain mereka mulai menangis. Kemungkinan mereka merasa sedikit depresi, menangis, sulit berkonsentrasi, kehilangan selera makan, atau kesulitan tidur bahkan ketika sang bayi tertidur.Gejala-gejala tersebut bisa jadi karena anda gembira dengan bayi anda. Gejala-gejala ini biasanya mulai terasa 3 sampai 4 hari dan bisa berlangsung beberapa hari.

Jika anda seorang ibu baru dan mempunyai gejala-gejala di atas, anda sedang mengalami apa yang disebut baby blues. Baby blues adalah keadaan normal gejala umum pada permulaan seorang ibu baru dan biasanya akan berlangsung selama 10 hari setelah menerima bayi. Baby blues biasanya akan hilang dalam beberapa minggu. Tetapi beberapa wanita memiliki gejal-gejala (symptoms) yang lebih berat atau symptom yang berlangsung lebih lama. Bila hal ini terjadi anda menderita apa yang disebut Postpartum Depression.

Apakah Postpartum Depression itu?
Postpartum depression adalah penyakit serius yang dapat terjadi di awal-awal bulan setelah melahirkan bayi. Postpartum depression dapat membuat anda sangat merasa sedih, putus asa, dan tidak berarti. Anda mungkin akan mengalami kesulitan membawa dan menggendong bayi anda. Pada kasus yang khusus, seorang wanita akan mengalami depresi berat yang disebut Postpartum Psychosis, dan akan bertingkah-laku aneh, melihat sesuatu yang sebenarnya tidak ada (halusinasi), dan membahayakan dirinya dan bayinya. Kondisi ini sangat berbahaya dan akan semakin buruk bila tidak segera dilakukan terapi. Semakin cepat anda mendapat diterapi, semakin cepat anda dapat menikmati bayi anda.

Apa yang menyebabkan Postpartum Depression?
Postpartum depression kelihatanya diakibatkan oleh perubahan hormon yang terjadi setelah mengandung. Setiap wanita dapat memiliki postpartum depression setelah melahirkan, keguguran, atau melahirkan bayi mati.

Anda memiliki peluang yang lebih besar menderita postpartum depression jika :
  • Anda memiliki depresi atau postpartum depression sebelumnya
  • Anda tidak mendapat dukungan dari pasangan anda, teman, atau keluarga.
  • Anda mendapati bayi anda sakit atau kolik
  • Anda menderita stres di kehidupan perkawinan atau hubungan anda
  • Anda memiliki Severe Premenstrual Syndrom (PMS)
  • Kejadian-kejadian penuh stres selama mengandung atau setelah melahirkan bayi

Anda akan mengalami postpartum Psychosis jika anda atau seseorang dalam keluarga anda mempunyai bipolar disorder – juga disebut sebagai manic disorder.

Apakah symptoms postpartum depression?
Sesorang wanita yang mengalami postpartum depression bisa mengalami :
  • Merasa sangat sedih, tidak berdaya, dan kosong.
  • Merasa gelisah, mudah marah, atau cemas
  • Sering menangis
  • Kehilangan keinginan atau kesenangan dalam hidup
  • Kehilangan selera makan dan menjadi kurus
  • Kurang semangat dan motivasi dalam mengerjakan sesuatu
  • Kesulitan tidur (insomnia), termasuk tidak mudah ngantuk, kesulitan tidur nyenyak, atau tidur lebih banyak dari biasanya
  • Merasa bersalah, tidak layak, atau putus asa
  • Selera makan bertambah dan bertambah gemuk
  • Kesulitan konsentrasi
  • Merasa hidupnya tidak layak
  • Tidak menunjukan minat pada bayi

Bila tidak dilakukan terapi, postpartum depression akan berlangsung hingga tujuh bulan, dan dapat terus berlangsung lebih dari satu tahun. Sangatlah penting untuk mendapatkan terapi baik untuk anda dan si bayi. Semakin cepat anda mendapat terapi, semakin cepat anda sembuh, semakin kecil kesempatan untuk mengulangi depresi, dan tidak akan mengganggu perkembangan bayi anda.

Bila anda mengenali gejala-gejala di atas ada pada diri anda, Altenative Trauma & Depression Therapy dapat membantu anda untuk mengatasi masalah anda. Konsultasikan masalah anda dengan kami dengan cuma-cuma.

Tidak ada komentar: